Showing posts with label seks dan kesehatan. Show all posts
Showing posts with label seks dan kesehatan. Show all posts

Keuntungan Seks Pagi Hari (Morning Sex)


Jika Anda adalah pasangan suami istri yang terbiasa melakukan ritual hubungan seks pada malam hari menjelang tidur, mungkin perlu Anda pertimbangkan untuk merubah waktu berhubungan seks pada pagi hari/morning sex atau yang lebih dikenal dengan "serangan fajar". Kenapa Anda disarankan untuk melakukan seks di pagi hari, karena menurut beberapa ahli akan memberikan banyak keuntungan.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan jika melakukan hubungan seks di pagi hari yang penulis kutip dari kompas.com :

1. Mereka yang memulai hari mereka dengan aktivitas seks, cenderung lebih sehat dan bahagia. Seks adalah salah satu cara yang paling baik untuk mengatasi stres. Hubungan seks yang menyenangkan dan dilakukan secara teratur telah terbukti menurunkan tekanan darah dan membuat kita mampu menghadapi masalah yang berkontribusi pada stres.

2. Berhubungan seksual di pagi hari membantu melepaskan hormon oksitosin, yang membuat Anda dan pasangan selalu merasa terikat dengan pasangan sepanjang hari. Sesaat sebelum orgasme, kadar hormon oksitosin yang menimbulkan rasa bahagia dan kasih sayang akan meningkat dalam tubuh.

3. Seks rutin di pagi hari membuat Anda dan pasangan Anda merasa optimis dalam menjalani sisa hari, morning sex juga membantu dalam membangun sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat. Morning sex, membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh karena selama melakukan hubungan seks, igA (antibodi yang memainkan peran penting dalam imunitas) akan meningkat, sehingga tubuh akan terasa lebih segar dan merasa lebih bugar.

4. Percaya atau tidak, morning sex juga dapat mengurangi risiko Anda menderita berbagai penyakit seperti pilek atau flu, disamping juga dapat meningkatkan kualitas rambut, kulit, dan kuku. Hubungan seks juga dapat meningkatkan zat yang merangsang produksi hormon estrogen, yang memperbaiki warna dan tekstur kulit dan rambut Anda.

5. Berhubungan seks pagi tiga kali seminggu dapat mengurangi resiko serangan jantung atau stroke. Riset para ilmuwan dari Queen’s University di Belfast menunjukkan, aktivitas seks di pagi hari dapat menggerakkan setiap bagian otot pada tubuh Anda. Selain itu, jantung dan paru-paru juga dilatih seperti halnya melakukan gerakan aerobik. Dalam interval selama satu jam, aktivitas seksual diperkirakan mampu membakar hingga 300 kalori yang tersimpan di dalam tubuh.

gambar :http://ablogstale.files.wordpress.com

Seks Aman Pada Penderita Penyakit Jantung


Penderita penyakit jantung tidak sedikit yang merasa khawatir karena banyak cerita dan mitos yang menyatakan bahwa aktivitas seks berbahaya bagi penderita penyakit jantung karena bisa menyebabkan kematian. Tetapi penderita penyakit jantung bisa sedikit lega karena menurut The American Heart Association aktivitas seksual secara umum tidak berbahaya untuk para penderita penyakit jantung, seperti dikutip dari Healthday News.

Aktivitas seksual dinyatakan aman untuk pasien angina ringan (nyeri dada) dan mereka yang menderita penyakit jantung ringan, dan pasien penyakit jantung yang tidak ada keluhan. Pasien yang menderita gangguan detak jantung (atrial fibrillation) yang terkontrol juga aman berhubungan seks.

Beberapa alasan yang mendukung bahwa aktivitas seks cukup aman bagi penderita penyakit jantung yang terkontrol adalah :

  • Pada pasienpenyakit yang penyakitnya stabil aktivitas seksual bisa disetarakan dengan olahraga ringan atau sedang seperti berjalan kaki atau naik tangga beberapa lantai, sehingga cukup aman.

  • Sesuai hasil penelitian yang dilakukan Levine, serangan jantung akut yang dikaitkan dengan aktivitas seksual termasuk jarang terjadi, hanya kurang dari satu persen. Untuk orang yang pernah mengalami serangan jantung, berhubungan seksual hanya sedikit meningkatkan risiko datangnya serangan kembali.

  • Selain itu kematian mendadak saat berhubungan seks sangat jarang terjadi. Kalaupun terjadi biasanya dialami oleh laki-laki yang sedang bercinta dengan bukan pasangan sahnya, dengan pasangan yang lebih muda, dilakukan ditempat yang tidak biasa (hotel dsb), atau setelah mengonsumsi alkohol dan makanan tertentu.


Hal penting yang perlu diperhatikan oleh pasien penyakit jantung yang ingin melakukan aktivitas seksual adalah jangan mengkonsumsi obat disfungsi ereksi seperti viagra. Namun penggunaan estrogen yang dioles atau dimasukkan ke vagina untuk mengurangi nyeri saat penetrasi pada pasien wanita yang sudah menopause, dinyatakan aman.

Aktivitas seksual pada penderita penyakit jantung perlu diwaspadai jika penyakit jantung tidak stabil atau ada gejalanya yang cukup parah. Sebaiknya penderita tersebut menghindari aktivitas seksual seperti halnya harus olahraga yang beresiko.

Kesimpulan : Jika Anda penderita penyakit jantung yang aktif dan tidak mengalami gejala, maka hubungan seks aman. Tetapi jika sering timbul keluhan nyeri dada, sesak napas atau jantung berdebar-debar, sebaiknya aktivitas seks dihindari. Dan adalah sangat penting pasien berdiskusi dengan dokter tentang aman-tidaknya aktivitas seksual.

gambar :http://kalteng.tribunnews.com/

Tips Bakar Kalori Lebih Banyak Lewat Aktivitas Seks


Sulit untuk membayangkan ada cara yang lebih menyenangkan untuk pembakaran kalori daripada seks. Tetapi masih ada pertanyaan apakah seks benar-benar efektif untuk membakar kalori ?

Pertanyaan tersebut membuat beberapa penelitian dilakukan untuk mengukur banyaknya kalori yang dibakar saat melakukan hubungan seks. Tetapi sayangnya beberapa hasil penelitian memberikan hasil yang bervariasi.

Namun, hampir semua peneliti setuju bahwa seks baik untuk kesehatan. Saat melakukan aktivitas seksual jantung akan berdenyut dengan cepat dan ini akan menyebabkan pembakaran kalori dalam tubuh. Untuk dapat membakar kalori lebih banyak saat aktivitas seksual Anda bisa membaca panduan dibawah ini :

Satu sesi hubungan seks diperkirakan akan membakar100 sampai 200 kalori.

Jika Anda dan pasangan ingin membakar kalori lebih banyak maka lakukanlah sesi fore play sebelum "menu utama" hubungan seks.

Fore Play. Melakukan fore play apapun bentuknya akan membakar 25 kalori per 15 menit. Jadi jika Anda ingin melipatgandakan jumlah kalori yang dibakar maka lipat gandakan waktu bermain Anda dengan pasangan.

Ciuman. Berciuman saat fore play selama satu sampai lima menit akan mampu membakar 85 kalori, banyaknya kalori yang dibakar juga dipengaruhi oleh tingkat gairah Anda.

Pijatan/massage. Saat fore play Anda bisa memberikan pijatan mesra kepada pasangan, selain mampu meningkatkan gairah pijatan juga mempu membakar kalori sebanyak 80 kalori setiap jamnya.

Orgasme . Menurut ahli seksologi saat seseorang mencapai orgasme maka akan dibakar sebanyak 60 sampai 100 kalori . Jika Anda mampu capailah orgasme yang berulang dengan pasangan Anda saat hubungan seks, maka semakin banyak kalori yang Anda bakar.

Sekarang tinggal Anda tentukan berapa kalori yang ingin Anda bakar saat hubungan seks dengan pasangan Anda...

sumber :everydayhealth.com

SEKS BIKIN JANTUNG SEHAT


Manfaat seks bagi kesehatan memang tak terbantahkan. Buktinya, dari sekian banyak khasiat yang telah dipublikasikan, selalu ada studi baru yang mengungkap manfaat berhubungan intim.

Temuan terbaru yang dimuat American Journal of Cardiology ini, misalnya, menyatakan bahwa pria yang berhubungan seks sedikitnya dua kali seminggu dapat terhindar dari risiko penyakit jantung. Hasil studi itu menunjukkan, mereka yang berhubungan seks secara rutin memiliki 45 persen risiko lebih kecil mengidap penyakit jantung dibanding mereka yang berhubungan seks hanya sekali sebulan atau lebih sedikit.

Studi yang melibatkan 1.000 orang ini menunjukkan, seks memberi dampak protektif bagi jantung pria, tetapi penelitian tidak menguji apakah efek yang sama berlaku pada wanita.

Setiap tahun, sekitar 270.000 orang di Inggris menderita serangan jantung, dan penyakit jantung koroner menjadi pembunuh paling besar. Meski seks sudah lama diketahui sebagai aktivitas yang menguntungkan kesehatan mental dan fisik, tetapi masih sedikit bukti ilmiah yang menunjukkan betapa seks rutin memberi manfaat besar bagi penyakit serius seperti jantung.

Dalam risetnya, ilmuwan di New England Research Institute, Massachusetts, mendata aktivitas seksual pria usia 40 hingga 70 yang terlibat dalam riset jangka panjang bertajuk "Massachusetts Male Ageing Study", yang dimulai pada 1987.

Setelah sekitar 16 tahun, peserta survei ditanya seberapa sering mereka melakukan seks dan lalu dicek gejala-gela penyakit jantung. Para peneliti juga memperhitungkan faktor-faktor risiko lain, seperti usia, berat badan, tekanan darah, dan kolesterol.

Hasil riset menunjukkan, pria yang melakukan seks sedikitnya dua kali seminggu berisiko lebih kecil mengidap penyakit jantung dibanding mereka yang ngeseks sebulan sekali atau lebih sedikit.

Dalam laporannya, peneliti menyatakan, seks memberikan manfaat baik secara emosional maupun secara fisik bagi kesehatan. Pria yang memiliki hasrat berhubungan seks lebih sering dan mampu memenuhinya adalah kelompok yang lebih sehat. Namun, seks dalam beberapa wujud memiliki komponen aktivitas fisik yang secara langsung dapat melindungi kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Pria yang rutin berhubungan seks boleh jadi memiliki hubungan intim yang suportif dan hal ini memperbaiki kualitas kesehatan melalui penurunan kadar stres dan dukungan sosial.

www.kompas.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...